Minggu, 25 Oktober 2026 · WIBE-Paper   Live TV   Podcast   Newsletter
BREAKING
Dari M-Paspor hingga Data Lapas, Kemenko Kumham Imipas Susun Lima Jurus Digitalisasi Layanan Hukum ◆ DFSK Membawa E5 Plus Susuri Jakarta-Surabaya-Bali untuk Membuktikan Kemampuan PHEV di Jalan Nyata ◆ Aksara Daerah Dibidik Jadi Aset Ekonomi Baru Lewat Kolaborasi Kemenekraf dan PANDI ◆ Dipimpin Norwegia dan Finlandia, Koalisi 20 Negara Desak PBB Bentuk Badan Pengawas AI ◆ Dorong Konversi Motor Bensin ke Listrik, Pemerintah Bidik Kemandirian Energi
HIBURAN

Yura Yunita dan Idgitaf Berbagi Panggung Lewat Lagu Mendung yang Rangkul Rasa Sedih

Yura Yunita dan Idgitaf merilis lagu kolaborasi berjudul Mendung pada 9 Oktober 2026, lengkap dengan audio dan video di seluruh platform streaming. Lagu ini lahir dari rasa saling mengagumi dua penulis lagu perempuan dan mengajak pendengar menerima rasa sedih apa adanya.

Maulida Syifa Ar Rifhani · 21 Oktober 2026, 14:34 WIB · Diperbarui 25 Oktober 2026, 02:02 WIB · 10 dibaca
Idgitaf Yura Mendung
— Foto: Poplicist

JAKARTA, DigiTVNews.com -- Dua penulis lagu dan penyanyi perempuan, Yura Yunita dan Idgitaf, resmi merilis lagu kolaborasi berjudul Mendung pada Jumat (9/10/2026). Audio dan video lagu ini sudah bisa dinikmati di seluruh platform streaming digital.

Menurut keterangan resmi, kolaborasi ini berawal dari rasa saling mengagumi, bukan dari kerja sama yang bersifat transaksional. Kedekatan personal dan rasa percaya antara keduanya disebut menjadi fondasi utama lagu ini.

Mendung disusun dengan porsi yang seimbang. Karakter vokal dan musikalitas Yura maupun Idgitaf mendapat ruang yang sama, sehingga keduanya saling menopang tanpa ada yang mendominasi.

Yura mengaku sudah lama kagum dengan cara Idgitaf, yang akrab disapa Gita, menulis lagu. Menurutnya, tulisan Gita jujur, tajam, dan punya identitas kuat. “Bisa menyanyikan Mendung bareng musisi seotentik Gita rasanya menyenangkan, karena kita berdua berangkat dari rasa saling mengagumi dan saling percaya sejak awal,” ujar Yura.

Idgitaf pun melihat lagu ini sebagai wujud nyata semangat women support women di industri musik. Ia menyebut Yura sebagai salah satu musisi perempuan yang menjadi inspirasi besar. “Cara Kak Yura menjaga konsistensi, kejujuran dan energi dalam berkarya benar-benar memberi bayangan tentang mau jadi penyanyi seperti apa aku di masa depan,” kata Idgitaf.

Judul Mendung sebenarnya sudah lebih dulu dikenal pendengar. Idgitaf, yang bernama asli Brigitta Sriulina Beru Meliala, merilis lagu ini secara solo pada 13 Agustus 2026. Lagu tersebut direkam dalam satu kali take dan menggambarkan hubungan yang terus diwarnai pertengkaran, ketika ego lebih sering menang dibanding keinginan untuk saling memahami. Kini, lagu itu hadir kembali lewat suara Yura dan Idgitaf sekaligus.

Di industri musik, Yura Yunita sudah lama dikenal sebagai penulis lagu. Ia meniti karier lewat Indonesian Idol dan The Voice Indonesia, lalu merilis album debut Yura pada 2014 yang diproduseri Glenn Fredly. Pada 2017, ia meraih penghargaan Pencipta Lagu Pop Terbaik di ajang Anugerah Musik Indonesia.

Belakangan, Yura aktif membuka ruang kolaborasi lewat serial Main ke Rumah di kanal YouTube pribadinya. Serial live performance yang intim ini menjadi bagian dari perjalanan menuju album terbaru Yura yang dijadwalkan rilis tahun ini. Di dalamnya, ia sudah berduet dengan Perunggu, serta Hetty Koes Endang dan INDAHKUS. Dengan begitu, Mendung menambah deretan kerja sama Yura dengan musisi lain.

Sebagai sesama perempuan pencerita, karya-karya Yura dan Idgitaf dikenal dekat dengan pendengarnya. Lewat Mendung, kejujuran dua penulis lagu itu kembali bertemu dalam karya yang diharapkan bisa mewakili perasaan banyak orang.

Soal makna, versi solo menyorot hubungan yang melelahkan karena konflik berulang. Sementara itu, dalam keterangan resminya, versi kolaborasi ini dimaknai sebagai pengingat lembut bahwa fase kelabu dalam hidup adalah emosi yang valid. Mendung tidak meminta orang buru-buru mencari terang. Lagu ini justru mengajak pendengar berani menerima rasa sedih dan bernapas sejenak di bawah awan kelabu, dengan kesadaran bahwa mendung pada akhirnya akan berlalu.

Bagi yang ingin mendengarkan, Mendung tersedia di seluruh platform streaming digital sejak 9 Oktober 2026.

Komentar Pembaca (0)

Komentar dimoderasi. Hindari fitnah, ujaran kebencian, data pribadi, dan materi melanggar hukum.

Belum ada komentar yang ditayangkan.

BERITA TERKAIT

NEWSLETTER DIGITV NEWS

Jangan lewatkan berita penting hari ini

Dapatkan berita pilihan, analisis, dan video terbaru DigiTV News langsung melalui email Anda.

Gratis dan dapat dihentikan kapan saja. Lihat detail newsletter