JAKARTA, DigiTVNews.com -- Kabar soal kehadiran fitur AI Gemini di Fitbit Edge akhirnya terjawab. Setelah berminggu-minggu bocoran beredar, Google mendebutkan Fitbit Edge, pelacak kebugaran baru dengan layar, GPS terintegrasi, fitur EKG, dan daya tahan baterai hingga tujuh hari.
Daya tarik utama perangkat ini ada pada kecerdasan buatannya. Seperti lini Pixel Watch dan Fitbit Air, Fitbit Edge terintegrasi dengan Google Health Coach berbasis Gemini lewat langganan Google Health Premium. Teknologi ini menganalisis data kebugaran dan medis pengguna untuk menyusun serta menyesuaikan jadwal latihan mingguan secara kustom.
Pelatih AI ini bukan fitur baru sepenuhnya. Layanan tersebut mulai tersedia bagi pengguna awal pada Oktober 2025, tetapi membutuhkan langganan Health Premium agar berfungsi penuh. Artinya, pembeli Fitbit Edge perlu menghitung biaya langganan di luar harga perangkat.
Selain Gemini, Google membekali Fitbit Edge dengan pemantauan kesehatan yang cukup lengkap. Fitur Health Guardian, yang diperkenalkan bersama Pixel Watch 5 pada Agustus lalu, mendeteksi perubahan indikator kesehatan seperti tren tekanan darah hingga risiko resistensi insulin. Perangkat ini juga memantau detak jantung, kualitas tidur, kadar oksigen darah, suhu kulit, laju napas, variabilitas detak jantung, dan siklus menstruasi. Google menegaskan fitur-fitur tersebut ditujukan untuk kesehatan umum, bukan diagnosis, dan ketersediaannya bergantung pada wilayah.
Untuk olahraga, Google mengklaim akurasi GPS meningkat 40 persen dan akurasi pelacakan fase tidur naik 15 persen dibanding generasi sebelumnya. Perangkat ini juga disebut sebagai pelacak kebugaran pertama Fitbit dengan baterai yang dapat diganti sendiri.
Fitbit Edge memakai layar OLED 1,34 inci, Bluetooth 5.4, dan peringkat tahan air IP68 serta 5 ATM. Perangkat ini mengisi celah di antara Fitbit Air yang tanpa layar dan Pixel Watch 5, dengan harga 180 dolar AS atau sekitar Rp3,2 juta.
Fitbit Edge tersedia dalam empat warna, yaitu Obsidian, Fog, Olive, dan Canyon. Pemesanan awal dibuka di Google Store, dan perangkat dijadwalkan masuk toko fisik mulai 27 Oktober. Google juga merilis varian Stephen Curry Special Edition seharga 219,99 dolar AS.
Hingga artikel ini ditulis, belum ada informasi resmi mengenai harga dan jadwal rilis di Indonesia. Pembeli di dalam negeri perlu menunggu pengumuman Google atau jalur distribusi resmi.
Belum ada komentar yang ditayangkan.